Blogroll
Rabu, 18 Desember 2013
Pentingnya Belajar Bagi Manusia
Belajar adalah suatu kegiatan dari yang tidak tahu menjadi tahu. Itu sebabnya belajar itu sangat penting bagi seluruh manusia termasuk kita sebagai seorang pelajar atau mahasiswa. Karena tanpa belajar maka kita tidak akan mengetahui apa yang seharusnya kita ketahui. Bahkan adapun orang yang beranggapan bahwa belajar itu merupakan suatu yang membosankan dan juga kadang merepotkan, nah, dari anggapan tersebut maka kita dituntut agar lebih mampu membuat belajar itu menjadi lebih bervariasi dan penuh warna, contohnya seperti, menulis pelajaran diatas kertas berwarna dan menempelnya ditempat yang sering kita lewati atau singgahi, selain itu juga kita harus mampu membuat belajar itu menjadi suatu kebutuhan terpenting dalam diri kita. Dan juga harus lebih mampu mengubah pemikiran kita bahwa ternyata belajar itu adalah suatu yang sangat menyenangkan.
Kita juga harus bisa menganggap bahwa belajar itu merupakan suatu kebutuhan yang benar-benar harus dipenuhi. Atau bisa juga belajar itu diibaratkan seperti makan apabila kita tidak makan maka kita akan lapar. Begitu juga dengan belajar, apabila kita tidak belajar maka kita juga akan lapar akan ilmu-ilmu yang ingin kita ketahui.
Nah, inilah yang mendasari kenapa dikatakan belajar itu sebaiknya di anggap menjadi kebutuhan hidup kita. Sebelum kita memulai belajar kita harus member sugesti dalam diri kita bahwa kita ini adalah orang yang bodoh yang masih membutuhkan belajar agar menjadi orang yaqng lebih baik lagi. Sepeti slogan Steve Jobs yang berbunyi:
“Stay Hungry, Stay Foolosh” (tetaplah lapar (ilmu) dan tetaplah bodoh)
Artinya bahwa orang yang lapar ilmu dan bodoh akan suatu ilmu pengetahuan ia akan bekerja keras atau berusaha sekeras-kerasnya untuk mendapatkan ilmu tergantung kepada individu-individunya. Sumber belajar itu bukan hanya buku tetapi sumber belajar kita itu sangat banyak yaitu, lingkungan sekitar, media computer atau internet dan juga pengalaman pribadi atau orang lain.
Didalam al-Quran juga di tuliskan bahwa setap manusia dianjurkan untuk belajar seperti yang terdapat didalam surat al-Alaq yang artinya “bacalah”. Dan juga allah mengatakan bahwa ALLAH akan meninggikan derajat orang-rang yang berilmu. Nah bagaimana kita mw menjadi orang yang berilmu kalau kita tidak mau belajar.
Oleh karena itu marilah kita luangkan waktu kita untuk belajar agar menjadi bekal dalam diri kita dan mengatasi segala permasalahan-permasalahan didalam kehidupan ini.
Minggu, 07 Juli 2013
Hasil Lomba Karya Ilmiah Inovatif Pembelajaran Guru SD dan SMP Tahap I Tahun 2013
Untuk mengunduh Hasil Lomba Karya Ilmiah Inovatif Pembelajaran Guru SD dan SMP Tahap I, serta Informasi seleksi Tahap II Tahun 2013 silahkan klik di sini
.
Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan 2013
Pusat Kurikulum dan Pembukuan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan pada Tahun Anggaran 2013 akan mengadakan Sayembara Penulisan Naskah Buku Pengayaan 2013. Untuk informasi lebih lanjut silahkan klik gambar di bawah ini.
Implementasi Kurikulum 2013 Momentum Benahi 'Politik Perbukuan'
Jakarta -- Implementasi Kurikulum 2013 yang saat ini sedang dimulai, dapat dijadikan momentum untuk membenahi 'politik perbukuan'. "Langkah pertama yang ingin kita rubah terkait implementasi kurikulum 2013, adalah terkait dengan apa yang disebut 'politik perbukuan'," kata Mendikbud Mohammad Nuh dalam sidang pleno Kongres XXI Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), di Istora Gelora Bung Karno Senayan Jakarta, Rabu (3/7/2013) kemarin.
"Mengapa ini menjadi sesuatu yang sangat menarik? karena nggak mungkin dunia pendidikan bisa lepas dari buku, nggak mungkin!" tegas Menteri Nuh. Oleh karena itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) bersama-sama pemangku kepentingan pendidikan dan kebudayaan harus menyiapkan politik perbukuan yang tepat.
Urusan buku menjadi hal yang sangat penting, menurut Mendikbud karena buku sebagian menjadi beban bagi masyarakat, ditinjau dari sisi ekonomi. "Selain itu buku juga dapat menjadi sumber energi, dari segi substansi," ujarnya menambahkan.
Mantan Menkominfo tersebut menceritakan bahwa buku-buku kurikulum 2013 yang saat ini sedang diterbitkan, ternyata harganya sangat murah, jauh di bawah harga pasaran buku. "Buku SD kelas 1 yang berupa tema-tema itu, 112 halaman, berwarna, sampulnya juga bagus, itu cuma Rp. 7.300, dan itu sudah sampai di tempat."
Menteri Nuh menambahkan bahwa jika buku kelas 1 SD tersebut dibeli di toko buku, harganya dapat mencapai Rp. 32.000,-. "Jadi empat kali lipat. Ini kalau kita lakukan beban masyarakat membeli buku bisa berkurang," kata Mantan Rektor ITS tersebut. Selain itu buku-buku yang diterbitkan Pemerintah, tidak akan disertai biaya hak cipta jika menggandakannya, jadi masyarakat secara gratis dapat mencetak atau menggandakan buku-buku tersebut.
Selain itu dari segi substansi Pemerintah benar-benar mengendalikan agar tidak ada kasus buku-buku yang substansinya menyimpang dan penyampaiannya tidak tepat. "Selama ini penerbit menulis buku, kemudian Kementerian mengevaluasi yang ditulis penerbit-penerbit itu, sekarang kita rubah Kementerian merekrut penulis-penulis," lanjut Mendikbud. Dengan merekrut penulis-penulis pilihan, menurut Menteri, substansi buku dapat dikendalikan secara mudah. (NW)








